Hampir Dua Pekan Dinyatakan P21, Oknum Legislator APS Belum Ditahan, Ada Apa Ya? -->

Iklan Semua Halaman

.

Hampir Dua Pekan Dinyatakan P21, Oknum Legislator APS Belum Ditahan, Ada Apa Ya?

Tuesday, February 16, 2021
Gambar Ilustrasi.


Dompu, Berita11.com - Teka-teki kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menjerat tersangka oknum legislator DPRD Dompu inisial APS (32) masih dipertanyakan publik.


Pasalnya, kasus yang sudah hampir dua pekan dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu ini belum juga diserahkan baik Barang Bukti (BB) maupun tersangka oleh penyidik Polres Dompu.


Salah seorang ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia (LP2 Samada) Muh. Nor, S.Pt atau yang disapa Uma Neo mempertanyakan hal itu yang menurut dia tidak masuk di akal.


"Ini kasus hampir dua Minggu dinyatakan P21, tapi kok penyidik belum serahkan BB dan tersangka, ini kan aneh, apa lagi yang mau ditunggu, jangan-jangan ada upaya pihak tersangka untuk memperlambat kasus ini," ujar Uma Neo sembari tersenyum simpu.


Terpisah, pertanyaan yang sama disampaikan eks ketua umum HMI Cabang Dompu Caca Handika. Menurut dia, kasus yang menjerat oknum legislator DPRD Dompu itu tidak ada alasan lagi untuk ditahan dan dipersulit.


"Kasus itu sudah P21, artinya sinyal dari Kejari menyatakan sudah lengkap dan siap disidangkan, jadi pihak aparat kepolisian harus menindaklanjuti agar masyarakat tidak bertanya-tanya lagi, apalagi kasus itu publik sudah mengetahui semua," kata Caca Handika.


Sementara, Kasi Pidum Kejari Dompu Addawatul Islamiyyah, SH., MH kepada Berita11.com mengakui, pasca dikirim surat P21 pihaknya belum terima penyerahan tersangka maupun Barang Bukti (BB) dari penyidik Polres Dompu.


Kendati demikian, kata Islamiyyah, setelah diserahkan surat P21, Kejari Dompu hanya bisa menunggu penyerahan BB beserta tersangka selama 30 hari sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).


"Setelah P21, kami menunggu pengiriman tersangka dan BB dari penyidik, dalam waktu 30 hari, jika belum ada pengiriman tersangka dan BB maka kami akan mengirimkan kembali P21A," ungkap Addawatul Islamiyyah.


Menjawab prihal itu, Kasat Reskrim Polres Dompu Iptu Ivan Roland Christofel, S.T.K saat dihubungi Berita11.com mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bakal menyerahkan BB beserta tersangka sebelum di P21A kembali dari Kejari Dompu.


"Terkait kasus KDRT segera kami lakukan tahap dua atau penyerahan BB dan tersangka," isyarat Kasat Reskrim Polres Dompu. [B-10]