Hebat, Dosen STKIP Taman Siswa Terbanyak Raih Hibah Penelitian Tahun 2021 dari Kemenristek -->

Iklan Semua Halaman

.

Hebat, Dosen STKIP Taman Siswa Terbanyak Raih Hibah Penelitian Tahun 2021 dari Kemenristek

Friday, February 19, 2021
Ketua LPPM STKIP TSB, Anisah M.Pd. Foto Ist.



Bima, Berita11.com—Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Kependidikan Taman Siswa Bima (STKIP TSB) kembali mempertahankan prestasi dengan menjadi pertuguruan tinggi swasta di Bima-Dompu yang paling banyak mendapatkan hibah pelenlitian dari Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/ BRIN).

Dari hibah penelitian anggaran tahun 2021, ada 15 proposal penelitian dosen STKIP TSB yang didanai Kemeristek/ BRIN melalui Direktorat Perguruan Tinggi.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STKIP TSB, Anisah M.Pd mengatakan, penambahan jumlah judul proposal penelitian yang didanai dari hibah Kemenristek/ BRIN masih dapat bertambah mengingat hibah pengabdian baru akan diumumkan pekan depan.

“Sebenarnya tahun ini agak sedikit kuatir STKIP Taman siswa Bima hanya sedikit judul yang lolos mengingat hanya satu skim yang bisa diikuti, karena banyak dosen yang sudah tidak bisa mengajukan hibah PDP (Penelitian Dosen Pemula). Karena, masing-masing sudah dua kali pengajuan, sedangkan skim di atas PDP tidak ada yang bisa diikuti karena hanya untuk dosen yang bergelar S3,” ujar Anisah seperti dikutip Kabag Humas, Kerja Sama, dan Protokol STKIP TSB, Suratman M.Pd, Kamis (18/2/2021).

Anisah menjelaskan, untuk mengatasi persoalan syarat, pihaknya mewajibkan seluruh dosen baru mengajukan hibah PDP. karena jumlah proposal PDP melebihi target, akhirnya ynag lolos menerima hibah hingga 15 tim.

“Tentu ini semua berkat dukungan Ketua STKIP Taman Siswa Bima, kerja keras LPPM, support (dukungan) dari ketua-ketua Prodi dan kerja sama dari seluruh unsur di STKIP taman Siswa Bima,” kata Anisah.

Anisah berharap, hasil penelitian pada tahun 2021 memberi berkontribusi untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Melihat capaian itu, dia optimistis, STKIP TSB mampu menjadi perguruan tinggi yang unggul di bidang penelitian dan pengabdian, karena diisi SDM yang unggul.

“Ke depan LPPM akan tetap melakukan langkah-langkah startegis untuk meningkatkan jumlah proposal yang diajukan. Persiapan proposal akan dilakukan lebih awal dengan kegiatan Bimtek bagi seluruh dosen,” katanya.

Ditambahkannya, untuk pengusulan pada tahun 2021 atau pendanaan tahun 2022, dosen STKIP Tamsis Bima akan didorong untuk fokus mengembangkan penelitian dasar dan terapan, sehingga LP2M akan mengundang reviewer nasional memberikan Bimtek terkait hal itu.

“Hal tersebut dilakukan karena 50 persen dosen (STKIP Tamsis Bima) sudah naik skim dan memang sudah tidak bisa mengajukan PDP karena sudah lebih dari dua kali pendanaan,” pungkasnya.


Editor: Redaksi