Kantongi Sabu-sabu, Kakek Paruh Baya di Pekat Dibekuk Polisi, BB 10,14 Gram -->

Iklan Semua Halaman

.

Kantongi Sabu-sabu, Kakek Paruh Baya di Pekat Dibekuk Polisi, BB 10,14 Gram

Saturday, February 6, 2021
Sejumlah BB dan terduga pelaku MJ yang berhasil diamankan. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Pria paruh baya berinisial MJ alias Uwa (54) warga Dusun Sori Tatanga, Desa Doro Peti, Kecamatan Pekat dibekuk tim opsnal Resnarkoba Polres Dompu di Jalan Lintas Dompu-Pekat, Sabtu (06/02/21) siang, sekira pukul 02.00 Wita.


Saat melakukan penggeledahan, petugas berhasil temukan Barang Bukti (BB) Narkotika diduga jenis Sabu-sabu di saku celananya MJ seberat 10,14 gram. MJ merupakan target yang telah lama jadi incaran Satresnarkoba.


Menurut Kasat Narkoba Iptu Tamrin S.Sos berdasarkan informasi yang dihimpun melalui warga, MJ diduga kerap jadi pengedar barang haram tersebut.


Menindaklanjuti laporan itu, Kasat Narkoba memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut. Menindaklanjuti perintah, anggota Satresnarkoba menuju Pekat sekira pukul 20.00 Wita.


"Tiba di Kecamatan Pekat, anggota melakukan penyelidikan, akhirnya didapatkan informasi bahwa pada malam itu akan ada transaksi," ungkap Kasat Narkoba.


Sekira pukul 01.45 wita, anggota yang saat itu tengah memantau situasi (di dalam mobil) berpapasan dengan sebuah mobil sedan Toyota Vios berwarna hitam melaju dengan kecepatan tinggi menuju arah Calabai.


Melihat mobil tersebut, anggota pun berbalik arah dan mengejar mobil tersebut dan berhasil dicegat, setelah berhenti, MJ turun dari mobil dan anggota melakukan penggeledahan.


"Anggota mengetahui dan menyuruh MJ mengeluarkan dari saku celananya satu bungkus Klip transparan berisi kristal bening diduga jenis sabu," katanya.


Selain itu, dari penguasaan MJ anggota mengamankan BB lain yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan Narkotika berupa uang tunai Rp. 2.350.000.


Kemudian, satu buah gunting, satu buah pisau cater, dua buah pipet sebagai sekop, satu buah sumbu, empat Unit Handphone jenis Android, serta satu unit mobil Toyota Vios jenis sedan.


Atas perbuatannya, MJ dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.


Tak hanya itu, MJ juga dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun. [B-10]