Kasus Dugaan Penipuan Dialami Nur Aini Berakhir Islah, Terlapor Sanggup Ganti Kerugian -->

Iklan Semua Halaman

.

Kasus Dugaan Penipuan Dialami Nur Aini Berakhir Islah, Terlapor Sanggup Ganti Kerugian

Tuesday, February 9, 2021
Kuasa hukum pelapor Andi Rohandi, SH usai memberikan keterangan pers di Mapolres Dompu. Foto Poris Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dilaporkan Nur Aini yang merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dusun Soro, Desa Jala, Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu berakhir islah atau damai.


Hal itu disampaikan kuasa hukum terlapor (Nur Aini) Andi Rohandi, SH saat ditemui Berita11.com di Mapolres Dompu, Selasa (9/2/2021) siang.


Menurut kuasa hukum Nur Aini, kedua belah pihak (pelapor dan terlapor) sudah menyepakati saat mediasi confesi di ruang penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Dompu pada Kamis (4/2) pekan lalu.


Saat mediasi berlangsung, terlapor pria berinisial OK tidak hadir, namun diwakili orang tuanya H. Syamsudin dan disaksikan Ketua Yayasan Cahaya Bumi Production Nur Syamsiah, SH dan kuasa hukum beserta penyidik Polres Dompu.


Hasil mediasi yang disepakati waktu itu, terlapor OK melalui orang tuanya sudah menyanggupi untuk menggantikan seluruh kerugian pelapor dengan interval batas waktu tiga bulan.


"Nominal yang disanggupi terlapor Rp100 juta, bila dalam waktu tiga bulan ini tidak bisa dipenuhi, maka sertifikat hak tanah atas nama orang tua dari terlapor seluas 50 are akan dialihkan ke pelapor," ungkap kuasa hukum Nur Aini.


Dalam waktu yang telah disepakati, lanjut Andi, kedua belah pihak sudah saling mempercayai antara satu sama lain, sehingga tidak dibuatkan suatu ikatan apapun sebagai penguat dalam perjanjian tersebut.


"Antara terlapor dan pelapor saling mau mempertanggungjawabkan berkaitan perjanjian interval itu, dan jangka waktu yang disepakati, paling telat bulan Maret," pungkasnya. [B-10]