Kasus Positif Covid-19 di Kota Bima Bertambah 6 Orang, Sekda NTB Ingatkan Prokes -->

Iklan Semua Halaman

.

Kasus Positif Covid-19 di Kota Bima Bertambah 6 Orang, Sekda NTB Ingatkan Prokes

Saturday, February 27, 2021
Ilustrasi. Pasien Positif Covid-19 Dibawa Keluar Menuju Ambulan oleh Petugas Medis Berpakaian Lengkap APD RSUD Bima. Foto B-12/ Berita11.com. 


Kota Bima, Berita11.com— Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bima kembali bertambah enam orang sebagiamana pemeriksaan sampel pada Jumat (26/2/2021). Pada seluruh kota dan kabupaten di Provinsi NTB tercatat penambahan 32 kasus baru positif Covid-19.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 NTB, Drs H Lalu Gita Ariadi M.Si menyebut, hasil pemeriksaan Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Selong, dan Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram sebanyak 116 sampel, 75 sampel dengan hasil negatif, 9 sampel positif ulangan, dan 32 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 9270, an. IPS, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Patut Patuh Patju Gerung.

Pasien nomor 9271, an. WS, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Lewirato, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Bima.

Pasien nomor 9272, an. PNH, perempuan, usia 8 bulan, penduduk Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Bima.

Pasien nomor 9273, an. N, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Mpunda.

Pasien nomor 9274, an. F, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Penanae, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Penanae.

Pasien nomor 9275, an. H, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Penanae.

Pasien nomor 9276, an. R, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Raba, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima.

Pasien nomor 9277, an. K, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima.

Pasien nomor 9278, an. PY, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima.

Pasien nomor 9279, an. I, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima.

Pasien nomor 9280, an. LH, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Darmasari, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Dr. R Soedjono Selong dan Puskesmas Sikur.

Pasien nomor 9281, an. A, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Dr. R Soedjono Selong dan Puskesmas Lendang Nangka.

Pasien nomor 9282, an. AW, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Pringgajurang, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Dr. R Soedjono Selong dan Puskesmas Montong Betok.

Pasien nomor 9283, an. BNA, perempuan, usia 16 tahun, penduduk Desa Paok Pampang, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9284, an. IT, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Rumbuk Timur, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9285, an. U, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9286, an. I, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9287, an. YA, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Rumbuk Timur, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9288, an. HY, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9289, an. S, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Awet Muda Narmada.

Pasien nomor 9290, an. N, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Desa Golong, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Awet Muda Narmada.

Pasien nomor 9291, an. S, perempuan, usia 69 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Risa Sentra Medika Mataram.

Pasien nomor 9292, an. NS, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pasien nomor 9293, an. MAH, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Asrama Haji Mataram.

Pasien nomor 9294, an. AM, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Asrama Haji Mataram.

Pasien nomor 9295, an. DS, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Biomedika Mataram.

Pasien nomor 9296, an. KRW, laki-laki, usia 18 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid.Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pasien nomor 9297, an. SS, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pasien nomor 9298, an. SH, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pasien nomor 9299, an. S, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pasien nomor 9300, an. RAER, laki-laki, usia 7 tahun, penduduk Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pasien nomor 9301, an. A, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Desa Sepit, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal.

Dikatakan Gita Ariadi, pada Jumat, 26 Februari 2021, terdapat 34 penambahan pasien yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 6113, an. ESW, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 6233, an. MAA, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Pasien nomor 7004, an. NF, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien nomor 7150, an. GSC, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.

Selain itu, pasien nomor 7466, an. S, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Pasien nomor 7822, an. A, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 8029, an. J, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 8285, an. BE, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 8327, an. SU, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Pekat, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien nomor 8369, an. SW, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Pasien nomor 8407, an. NKD, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Pasien nomor 8489, an. UA, perempuan, usia 3 tahun, penduduk Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Pasien nomor 8490, an. FK, laki-laki, usia 10 tahun, penduduk Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 8494, an. N, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Matakando, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 8500, an. FR, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 8631, an. R, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 8729, an. MT, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Jembatan Kembar Timur, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 8739, an. MA, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Terong Sawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 8740, an. WS, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien nomor 8741, an. DJ, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien nomor 8785, an. JKP, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Gapuk, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 8935, an. N, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 8976, an. KSH, laki-laki, usia 9 tahun, penduduk Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 9022, an. E, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien nomor 9255, an. HY, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9256, an. R, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Desa Montong Beter, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9257, an. K, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 9258, an. R, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9259, an. SIN, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Pengkelak Mas, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9260, an. EW, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9261, an. SM, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Setanggor Selatan, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 9262, an. ES, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9263, an. BS, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9270, an. IPS, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

“Hari ini terdapat satu penambahan kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 9301, an. A, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Desa Sepit, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki penyakit komorbid,” katanya.

Dikatakannya, dengan adanya tambahan 32 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 34 tambahan sembuh baru, dan 1 kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid- 19 di Provinsi NTB hingga Jumat (26/02/2021) sebanyak 9.301. rinciannya 7.865 sudah sembuh, 387 meninggal dunia, serta 1.049 orang masih positif.

Sekda NTB ini menyatakan, hingga kini, jumlah kasus suspek sebanyak 16.637 orang, rinciannya 504 orang (3%) masih dalam isolasi, 99 orang (0,6%) masih berstatus probable, 16.034 orang (96,4%) sudah discarded.

“Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 61.209 orang, terdiri dari 3.573 orang (5,8%) masih dalam karantina dan 57.636 orang (94,2%) selesai karantina, sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 110.806 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 668 orang (0,6%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 110.138 orang (99,4%),” ujarnya.

Diharapkan bagi penyintas Covid-19untuk ikut serta membantu yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (plasma konvalesen) di RSUD NTB.

Hingga 26 Februari 2021, vaksinasi Covid-19 tahap I dan II di Nusa Tenggara Barat telah diberikan kepada 43.509 orang, dengan rincian vaksinasi I sejumlah 26.958 orang dan vaksinasi II sebanyak 16.551 orang.

“Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk memudahkan proses tracing Covid-19 serta dengan kesadaran kolektif bersedia dan siap untuk divaksin. Hal ini diperlukan untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga risiko paparan Covid-19 di Provinsi NTB dapat ditekan seminimal mungkin,” harapnya.


Editor: Redaksi