Longsor di Tanjakan Donggo Woro Desa Jambu Tutupi Ruas Jalan Puluhan Meter -->

Iklan Semua Halaman

.

Longsor di Tanjakan Donggo Woro Desa Jambu Tutupi Ruas Jalan Puluhan Meter

Friday, February 5, 2021
Kades Jambu, Muhtar Ismail, Babinsa Serda Edi Susanto, Bhabinkamtibmas Bripka Roni Febrian, Ketua BPD Suryadin, S.Pdi dan anggota Polsek Pajo Bripka Sahrul saat mengunjungi lokasi. Foto Godam Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Longsor yang terjadi di tanjakan Donggo Woro atau tepatnya di perbatasan Desa Jambu Kecamatan Pajo dan Desa Jala Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu NTB menimpa ruas jalan sepanjang lebih kurang 30 meter.


Kejadian longsor diketahui sebanyak dua kali, pertama terjadi pada Rabu (3/2) malam, kemudian longsor susulan terjadi pada Kamis (4/2) malam, hal itu disebabkan curah hujan yang mengguyur wilayah sekitar berturu-turut selama beberapa hari belakangan ini.


Akibatnya, pengendara baik roda dua maupun roda empat terpaksa tidak bisa melintasi jalan yang sudah ditutupi tumpukan batu berukuran besar serta tanah material yang longsor.


Pantauan Berita11.com Kepala Desa Jambu Muhtar Ismail, Babinsa Serda Edi Susanto, Bhabinkamtibmas Bripka Roni Febrian, Ketua BPD Suryadin, S.Pdi dan anggota Polsek Pajo Bripka Sahrul terlihat bersihkan secara manual bongkahan bebatuan dan tanah.


Kepala Desa (Kades) Jambu saat ditemui Berita11.com di lokasi menuturkan, untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan, pihaknya menghimbau, baik terhadap warganya maupun di luar Desa Jambu agar tidak mengambil bahan atau tanah untuk kebutuhan bangunan di tempat itu.

Bongkahan Batu yang menutupi ruas jalan. Foto Godam Berita11.com.

"Upaya yang kami lakukan pertama, kami akan menghimbau terhadap warga supaya tidak lagi mengambil timbunan di sini supaya tidak terjadi longsor lagi," imbuh Kades yang dikenal dengan Singa Laut ini, Jumat (5/2) siang.


Selain itu, Singa Laut juga meminta terhadap Pemerintah Daerah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Dompu untuk lebih perhatikan lagi jalan tersebut, 


Mengingat jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara dua Kecamatan yakni Pajo dan Hu'u. Selain itu, jalan itu juga, mempermudah para petani dan nelayan dalam setiap menjalankan aktifitasnya. 


"Pemerintah juga harus serius menangani terkait pembangunan bronjo setinggi tebing ini, atau mungkin apa upaya lain yang harus dilakukan oleh Dinas PU dan BPBD Kabupaten Dompu," pintanya.


Menurut Singa Laut, jika Pemerintah Desa yang menangani hal itu tentu tidak cukup untuk pembiayaan dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) karena pembangunan itu membutuhkan anggaran yang cukup besar.


"Rasanya sulit untuk menyisipkan anggaran, karena itu nominalnya mendekati miliaran, apalagi anggaran ADD dan DD tidak mencukupi untuk kebutuhan itu," pungkas Singa Laut. [Godam]