STKIP Taman Siswa dan NSC Teken Nota Kesepahaman -->

Iklan Semua Halaman

.

STKIP Taman Siswa dan NSC Teken Nota Kesepahaman

Tuesday, February 9, 2021
Ketua STKIP Taman Siswa Bima Dr Ibnu Khaldun M.Si Disaksikan Pentolan NSC dan Sejumlah Dosen STKIP Tamsis saat Menandatangani Nota Kesepahaman dengan NSC, Minggu (7/2/2021) lalu.


Bima, Berita11.com—Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima dan NTB Solution Centre (NSC) menandatangani nota kesepahaman (Momerandum of Understanding/ MoU), Minggu (7/2/2021).

Penandatanganan nota kesepahaman digelar di sela seminar kolaborasi yang digelar di Auditorium Sudirman STKIP Taman Siswa Bima pada Minggu lalu.

Seminar kolaborasi tersebut menghadirkan empat pentolan NSC NTB yang menjadi pemateri, yakni Ketua NSC dan CEO PT. Aishah Mohammed Consultants AM & Co Law Firm, Aishah Mohammed Ph.D, Wakil Ketua NSC, Motivator & Daiah MNC TV dan doktor bidang tafsir hadist, Dr Nurlaila Kemal Hasyim, Divisi Lingkungan Hidup NSC, Founder dan Koordinator Komunitas Nol Sampah Surabaya, Hermawan Some, S.Si, Divisi Pendidikan dan Public Relation NSC, CEO PT Sasak Studio Sejati dan Founder Yayasan Kebon Sepatu, Akke M Draijer De Jong, Ph.D.




Ketua STKIP Tamsis Bima, Dr Ibnu Khaldun Sudirman M.Si saat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesediaan tim NSC untuk berkolaborasi dengan pihaknya. Dijelaskannya, STKIP Taman Siswa mulai serius mewujudkan visi unggul kewirausahaan.

“Ini merupakan rangkaian perwujudan keseriusan kami dalam mengemban visi Beradab dengan keunggulan kewirausahaan. Serangkaian kegiatan telah kami mulai sejak kegiatan tahun 2017,” ujar sosok yang akrab disapa Ibnu.

Kepada peserta, Ibnu berpesan agar mengikuti kegiatan dengan baik. Karena, para pemateri yang hadir merupakan sumber pengetahuan yang memiliki pengalaman sampai ke internasional. Dia juga menegaskan, meski kampus yang dipimpinnya bergerak di bidang pendidikan, akan tetapi juga memiliki tekad yang kuat untuk menjadikan mahasiswanya memiliki kemandirian di bidang kewirausahaan.

“Meski kita adalah mahasiswa di sekolah tinggi keguruan, tetapi harus punya tekad yang kuat untuk mandiri dalam kewirausahaan. Tentu saja dengan penguatan Imtaq (Iman dan Taqwa) dan Iptek (Ilmu Pengetahun dan Teknologi). Mari kita simak dan memanfaatkan waktu untuk mengikuti pembicaraan yang telah datang dengan modal dan inisiatif yang dibangun sendiri,” pesannya.

Pada kegiatan bertema Menembus Pasar Global Melalui UMKM ini, setidaknya ada empat materi yaitu; UMKM Go International yang disampaikan Aishah Mohammed Ph.D; Motivasi Spiritual yang disampaikan Dr Nurlaila Kemal Hasyim, Mangrove dan sampah yang disampaikan Hermawan Some, S.Si dan Menemukan Potensi Diri disampaikan Akke M Draijer De Jong, Ph.D. Seminar Kolaborasi dipandu Lily Marfuatun SH MH yang juga merupakan pengurus Divisi SMent NSC.

Kegiatan berlangsung lancar dengan mengedepankan protokol pencegahan penularan Covid-19. Antusias peserta relative tinggi yang ditandai dengan penuhnya kursi yang telah disediakan. Selain mahasiswa, hadir juga sejumlah pengusaha dan UMKM yang ada di Bima. [B-19]