Terseret Banjir, Wanita Paruh Bayah di Kota Bima Meninggal Dunia -->

Iklan Semua Halaman

.

Terseret Banjir, Wanita Paruh Bayah di Kota Bima Meninggal Dunia

Wednesday, February 17, 2021
Korban Meninggal Dunia Setelah Sempat Terseret Banjir, Rabu (17/2/2021).


Bima, Berita11.com— Malang nian nasib Siti Marjan binti Adam (60 tahun), warga RT 01/08 Lingkungan Kodo, Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timu, Kota Bima. Korban meninggal dunia karena terseret banjir di kelurahan setempat sekira pukul 17.00 Wita, Rabu (17/2/2021).

Tak hanya Marjan, Jaami Ina Saidin (65 tahun), warga di kelurahan yang sama sempat terseret banjir bersama korban saat melintasi sungai di kelurahan setempat.

Informasi yang diperoleh Berita11.com, insiden itu terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Timur Kota Bima sehingga menyebabkan arus kuat sungai Kodo di Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, sekira pukul 15.00 Wita.

Sekira pukul 16.40 Wita, korban bersama rekannya pulang dari sawah setelah selesai melaksanakan aktivitas di lading. Korban menyebrangi sungai sambil berpegangan tangan. Korban St Marjan terpeleset dan terjatuh sehingga kedua korban terseret arus sungai. Sejumlah warga sekitar bantaran sungai yang mendengar teriakan minta tolong berdatangan ke lokasi membantu korban.

Setelah itu, 20 menit kemudian kedua korban berhasil diselamatkan warga dan langsung dievakuasi ke RSUD Bima di Kelurahan Rabangodu Kecamatan Raba, Kota Bima. Namun nasib berkata lain, korban atas nama Siti Marjan dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di RSUD Bima.

Lurah Kodo, Nasrul Jadid membenarkan peristiwa yang menimpa kedua korban. Peristiwa itu terjadi saat kedua warga itu pulang dari sawah ketika menyebrangi sungai. Ketika itu, aliran sungai belum begitu deras, namun saat korban berada di tengah sungai tiba-tiba debit air dan arus sungai meningkat, sehingga kedua korban terhanyut hingga akhirnya diselamatkan warga sekitar.



Diduga, korban Siti Marjan meninggal dunia karena kondisi fisik yang sudah tua dan banyak menelan air saat terhanyut di sungai.

Korban dibawa pulang keluarganya menggunakan ambulan RSUD Bima menjelang magrib. Adapun korban lainnya, Jaami Ina Saidin masih menjalani perawatan di RSUD Bima. [B-12]