Warga Karamabura Digegerkan Penemuan Mayat Seorang Pria yang Mulai Membusuk -->

Iklan Semua Halaman

.

Warga Karamabura Digegerkan Penemuan Mayat Seorang Pria yang Mulai Membusuk

Thursday, February 11, 2021
Saat mayat tiba di Desa Karamabura setelah dievakuasi di so Wadu Kandunggu. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang sudah mulai membusuk di hutan negara, tepatnya di so Wadu Kandunggu, Desa Karamabura, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Kamis (11/2/2021) siang.


Informasi yang dihimpun Berita11.com, sesosok mayat pria yang diketahui bernama Afrah (20) warga Desa Ndano Na'e, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima ini, diduga mengalami gangguan jiwa dan meningal karena kelaparan sehingga terjatuh dan terpeleset di sungai kecil di kawasan hutan setempat.


Sesosok mayat yang diperkirakan meninggal 10 hari lalu ini, pertama kali ditemukan oleh sekelompok warga Desa Karamabura yang sedang melakukan kegiatan berburu rusa di sekitar hutan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Rabu (10/2/2021) pagi, sekira pukul 08.00 Wita.


Ketika melihat sesosok mayat dalam keadaan tergeletak di sungai, sekelompok warga karamabura yang melakukan kegiatan berburu merasa terkejut dan lari meninggalkan TKP.


"Ke esokan harinya, Kamis (11/2) pagi, baru kami melaporkan ke kepala Desa dan masyarakat Karamabura," kata salah seorang pria yakni Amrin yang juga anggota berburu rusa yang melihat sesosok mayat.


Pada Kamis pagi, sekira pukul 07.00 Wita, Kepala Desa setempat, Aswan memerintahkan Kepala Dusun dan warganya untuk mengecek ke TKP guna memastikan atas laporan pemuda yang berburu rusa tersebut. 


Informasi itu, juga disampaikan kepada anggota Polsek Dompu Polres Dompu dan Polsek Donggo Polres Bima sehingga kedua anggota dari Polsek Dompu dan Polsek Donggo terjun ke lokasi TKP. 


"Sekira pukul 10.30 Wita, rombongan Kepala Dusun dan masyarakat Karamabura dibantu oleh anggota Polsek Dompu dan Polsek Donggo tiba di TKP dan menemukan mayat sudah penuh ulat," kata Kades Karamabura Aswan.


Sekira pukul 16.20 Wita, jenazah dan rombongan warga Karamabura dan anggota Polsek Dompu dan Polsek Donggo tiba di Desa Karamabura kemudian dibawa ke RSUD Dompu menggunakan mobil patroli polisi untuk diotopsi. 


Untuk diketahui, Afran (almarhum) memiliki riwayat suka jalan kaki akibat gangguan jiwa dan jarang pulang bahkan tidak tahu jalan pulang.


Sementara keluarganya berharap agar jenazah diantar sampai ke rumah duka di Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima untuk dikebumikan di tempat pemakaman umum di Desa Ndano Na'e. [B-10]