13 Warga Kota Bima Sembuh dari Covid-19, Hari ini Empat Warga NTB Meninggal Dunia -->

Iklan Semua Halaman

.

13 Warga Kota Bima Sembuh dari Covid-19, Hari ini Empat Warga NTB Meninggal Dunia

Wednesday, March 3, 2021
Petugas Medis RSUD Bima Membawa Keluar Jenazah Pasien Positif Covid-19 asal Kelurahan Lampe Kota Bima yang Meninggal Dunia, Selasa (2/3/2021) Dini Hari. 


Kota Bima, Berita11.com— Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat 13 warga Kota Bima sembuh dari Covid-19 pada Rabu (3/3/2021). Selain itu, di Kota Bima Satgas mencatat penambahan kasus baru 4 orang positif Covid-19 dan penambahan 4 kasus kematian baru akibat Covid-19.

Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs H Lalu Gita Ariadi M.Si, menyebutkan, pada Rabu (2/3/2021) terdapat 36 kasus baru positif Covid-19 di NTB. Jumlah tersebut merupakan total keseluruhan sampel yang diperiksa hari ini di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, dan Laboratorium PCR RS Bhayangkara Mataram. “Sebanyak 36 sampel dengan tidak ada sampel negatif, tidak ada sampel positif ulangan,” katanya melalui press release Satgas Penanganan Covid-19.

Disebutkannya, 36 kasus baru positif Covid-19 terdiri dari pasien nomor 9481, an. R, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri. Pasien nomor 9482, an. WS, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 9483, an. S, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri. Pasien nomor 9484, an. R, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Patut Patuh Patju Gerung.

Pasien nomor 9485, an. QK, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram. Pasien nomor 9486, an. ARS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 9376. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram.

Pasien nomor 9487, an. BAIP, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram. Pasien nomor 9488, an. KAW, perempuan, usia 18 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram. Pasien nomor 9489, an. AH, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram.

Pasien nomor 9490, an. MSH, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram. Pasien nomor 9491, an. H, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi, meninggal dunia. Pasien nomor 9492, an. MS, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram.

Pasien nomor 9493, an. ASQ, perempuan, usia 6 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 9494, an. KKP, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 9495, an. PAP, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram.

Pasien nomor 9496, an. JCM, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 9497, an. KGB, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram.

Pasien nomor 9498, an. IKPH, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 9499, an. INC, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Peninjoan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 9500, an. INS, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Golong, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram.

Pasien nomor 9501, an. IH, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 9502, an. H, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Bhayangkara Mataram. Pasien nomor 9503, an. M, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Rasanae Timur.

Pasien nomor 9504, an. S, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Paruga. Pasien nomor 9505, an. AP, laki-laki, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Mpunda.




Pasien nomor 9506, an. HW, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Paruga, Pasien nomor 9507, an. SS, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9508, an. AI, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong. Pasien nomor 9509, an. LR, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Suangi Timur, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Dr. R Soedjono Selong. Pasien nomor 9510, an. DS, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9511, an. S, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 9397. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Dr. R Soedjono Selong. Pasien nomor 9512, an. YM, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Belanting, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9513, an. AS, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Kertasari, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong. Pasien nomor 9514, an. WA, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Pasien nomor 9515, an. MS, laki-laki, usia 82 tahun, penduduk Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R Soedjono Selong. Pasien nomor 9516, an. MA, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Majidi, Kecamatan Denggen, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Dr. R Soedjono Selong.

Dikatakannya, hari ini terdapat 48 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Mereka adalah Pasien nomor 7067, an. NN, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu. Pasien nomor 7141, an. Y, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Kandai I, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien nomor 7149, an. S, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 7152, an. LW, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 7155, an. SR, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Selain itu, pasien nomor 7157, an. RL, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 7159, an. N, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Penanae, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 7160, an. KI, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 7161, an. DY, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 7328, an. EK, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 7329, an. IW, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Pasien nomor 7586, an. N, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 8061, an. R, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien nomor 8079, an. MRAR, laki-laki, usia 8 tahun, penduduk Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu. Pasien nomor 8152, an. NS, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Kendo, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 8277, an. A, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Kendo, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Pasien nomor 8819, an. H, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien nomor 8837, an. IKA, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 8850, an. PL, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 8851, an. RA, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 8880, an. LMAS, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 9049, an. NKA, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 9055, an. LAA, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Rumak, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 9059, an. SM, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 9082, an. N, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Desa Bungtian, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9088, an. I, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Jala, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu.

Pasien nomor 9096, an. MRS, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 9129, an. BA, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9130, an. SQ, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Lenek Ramban Biak, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9131, an. RAS, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Suradadi, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9133, an. JEP, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 9148, an. RH, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 9156, an. M, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Karamabuara, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien nomor 9158, an. SM, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Desa Adu, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien nomor 9209, an. PT, laki-laki, usia 73 tahun, penduduk Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 9214, an. IWSA, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 9219, an. SN, perempuan, usia 17 tahun, penduduk Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 9224, an. NAH, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 9293, an. MAH, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 9294, an. AM, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 9306, an. MT, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 9393, an. NMS, perempuan, usia 13 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 9394, an. K, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Poh Gading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9398, an. MFH, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9480, an. EK, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 9481, an. R, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 9482, an. WS, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 9483, an. S, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;Pasien nomor 9447, an. R, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Suangi, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur.

Dikatakannya, hari ini terdapat penambahan empat kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 9295, an. DS, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 9309, an. DGAS, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 9333, an. MM, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Pasien nomor 9491, an. H, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid.

“Dipermaklumkan bahwa pasien nomor 9455, an. Y, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kota Bima yang diumumkan positif pada tanggal 02 Maret 2021 sesungguhnya beralamat di Kelurahan Kandai II, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu,” katanya.

Dengan adanya tambahan 36 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 48 tambahan sembuh baru dan empat kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB hingga Rabu, 3 Maret 2021 sebanyak 9.516 orang. Rinciannya, 8.156 orang sudah sembuh, 398 meninggal dunia, serta 962 masih positif.

“Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 17.131 orang dengan perincian 695 orang (4,1%) masih dalam isolasi, 76 orang (0,4%) masih berstatus probable, 16.360 orang (95,5%) sudah discarded,” katanya.

Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 63.346 orang, terdiri dari 3.967 orang (6,3%) masih dalam karantina dan 59.379 orang (93,7%) selesai karantina, sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 111.088 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 784 orang (0,7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 110.304 orang (99,3%).

“Diharapkan bagi penyintas Covid-19 untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (donor plasma konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” harap Gita Ariadi.

Dia menambahkan, hingga 3 Maret 2021, vaksinasi Covid-19 tahap I dan II di NTB telah diberikan kepada 48.733 orang. Rinciannya vaksinasi I sejumlah 27.722 orang dan vaksinasi II sejumlah 21.011 orang.

“Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk memudahkan proses tracing Covid-19 serta dengan kesadaran kolektif bersedia dan siap untuk divaksin. Hal ini diperlukan untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga risiko paparan Covid-19 di Provinsi NTB dapat ditekan seminimal mungkin,” katanya. [B-12]