Bade Evans: Waspada Penipuan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining -->

Iklan Semua Halaman

.

Bade Evans: Waspada Penipuan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining

Thursday, March 25, 2021
Presiden Director PT STM, Bade Evans. Foto Ist.



Jakarta, Berita11.com— President Director PT Sumbawa Timur Mining (STM), Bede Evans mengingatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat agar mewaspadai penipuan mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining.

Peringatan tersebut karena PT Sumbawa Timur Mining (STM) menyadari adanya kegiatan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang seakan-akan mengatasnamakan PT STM atau induk perusahaan Vale, di antaranya seperti PT Main Cone Vale Global, PT STM Vale Hu’u– Vale Global Group, PT Abdi Karya Usaha Raya – Vale Hu’u, PT Persada Multi Daya Nusa- Palembang, PT Akar Jaya Sukses, dan PT Berlian Insan Perkasa.

“Pihak-pihak tersebut mengklaim memiliki hubungan dengan PT STM atau induk perusahaan kami Vale. Klaim tersebut tidak benar,” tandas President Director PT Sumbawa Timur Mining (STM), Bede Evans melalui pernyataan tertulis yang diterima redaksi Berita11.com, Kamis (25/3/2021).

Beberapa pihak tersebut juga menggunakan nama dan logo perusahaan yang mirip dengan PT STM atau Vale dan telah membuat pengumuman secara terbuka mengenai kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti tender barang dan jasa, pengadaan tanah, perekrutan dan kesempatan kerja.

“Penggunaan nama atau logo tersebut tidak dapat dibenarkan dan semua pengumuman tersebut sama sekali tidak benar,” tandasnya.

Sehubungan hal tersebut, Bade Evans juga menegaskan, Vale tidak pernah menunjuk maupun menugaskan pihak lain, selain PT STM, dalam pelaksanaan kegiatan eksplorasi pertambangan di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, PT STM tidak pernah menunjuk pihak ketiga, baik perusahaan maupun perorangan, untuk melakukan proses tender pengadaan barang dan jasa, termasuk di dalamnya kegiatan pengadaan lahan sehubungan dengan kegiatan operasional maupun kegiatan pengadaan lahan PT STM.

“PT STM dan Vale tidak bertanggung jawab, baik secara langsung maupun tidak langsung, atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan kegiatan yang telah atau akan dilakukan oleh pihak-pihak tersebut,” ujarnya.

Ditegaskan, seluruh kegiatan proses tender pengadaan barang dan jasa dilakukan secara mandiri dan langsung oleh PT STM serta dengan mengacu kepada jadwal dan kebutuhan internal PT STM.

Selain itu, dalam situasi di mana kontraktor/perusahaan yang telah secara resmi ditunjuk oleh PT STM bermaksud melakukan perekrutan karyawan lokal untuk berkerja pada kontraktor/perusahaan dimaksud, maka PT STM akan mendampingi kontraktor/perusahaan tersebut dalam melakukan sosialisasi ke Musyawarah Kecamatan (Muspika) Hu’u dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Dompu sebelum kontraktor atau perusahaan tersebut secara resmi memberikan pengumuman kepada masyarakat mengenai jumlah, kriteria pekerja yang diperlukan, dan proses perekrutan selanjutnya.

PT STM juga tidak pernah meminta uang atau kompensasi dalam bentuk apapun terkait dengan kegiatan pengadaan barang dan jasa, termasuk di dalamnya kegiatan pengadaan lahan maupun perekrutan karyawan, baik yang telah atau akan dilaksanakan.

PT STM mengajak pihak terkait untuk segera menghentikan semua kegiatan tidak bertanggungjawab di atas untuk menghindari tindakan dan tuntutan hukum dikemudian hari.

Jika dikemudian hari menerima pengumuman pengadaan barang dan jasa, termasuk berkaitan pengadaan lahan maupun perekrutan karyawan terkait kegiatan PT STM yang dikeluarkan oleh pihak lain selain PT STM, masyarakat maupun berbagai pihak diharapkan menghubungi jalur resmi PT STM melalui email: infoSTM@vale.com atau Tim Hubungan Masyarakat PT STM di Kecamatan Hu’u.

“PT STM hanya menggunakan dan mengirimkan email dari alamat “@vale.com” ataupun berupa surat dengan kop surat resmi, disertai stampel dan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang,” tandasnya. [B-11]