Bubarkan Aksi Balap Liar, Patroli Gabungan Polres Bima Amankan 11 Remaja dan Sepeda Motor -->

Iklan Semua Halaman

.

Bubarkan Aksi Balap Liar, Patroli Gabungan Polres Bima Amankan 11 Remaja dan Sepeda Motor

Wednesday, March 17, 2021
Belasan Remaja yang Diamankan dan Dibina Patroli Gabungan Polres Bima karena Melakukan Aksi Balap Liar di Jalan Baru Sekitar Taman Makam Pahlawan di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Selasa (16/3/2021) Malam. Foto Humas Polres Bima.


Bima, Berita11.com— Tim Patroli Gabungan Kepolisian Resor (Polres) Bima membubarkan aksi balap liar sekelompok remaja di jalan baru sekitar Taman Makam Pahlawan di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Selasa (16/3/2021) malam.

Kegiatan yang dipimpin piket Pawas Iptu Sada tersebut sebagai bagian dari upaya Polres Bima dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 (Corona). Sebanyak 11 remaja, satu unit sepeda motor dan mobil yang digunakan mengangkut sepeda motor untuk kegiatan balap liar, diamankan patroli gabungan Polres Bima.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui Piket Pawas Iptu Sada mengatakan bahwa penindakan balap liar dengan melakukan pembubaran itu, berawal dari laporan Masyarakat yang merasa resah atas ulah para pelaku balap liar.

Laporan masyarakat, bahwa Lokasi di Jalan Baru Taman Makam Pahlawan sering dijadikan ajang balap liar oleh sekelompok Remaja.

Atas Informasi tersebut, langsung ditindaklanjuti Polres Bima Polda NTB yang kebetulan memang akan melaksanakan patroli gabungan skala besar.




Iptu Sada mengatakan, terhadap satu unit sepeda motor yang diamankan di Polres Bima Polda NTB , dilakukan pendataan dan penilangan oleh Sat Lantas Polres Bima, sedangkan untuk para pelaku yang sebagian remaja, dibina oleh Polres Bima Polda NTB agar tidak mengulangi perbuatannya.

Iptu Sada mengimbau dan menegaskan kepada para orang tua agar senantiasa mengawasi anak–anaknya.

Menurutnya, selain membahayakan diri sendiri, aksi balap liar juga sangat membahayakan orang lain, terlebih saat-saat sekarang ini, sehingga diharapkan tidak melakukan tindakan kontra produktif di tengah pandemi Covid-19. Apalagi saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru.


Editor: Redaksi