Bupati Dompu Kembali Aktifkan KBM Tatap Muka dengan Standar Prokes Covid-19 -->

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Dompu Kembali Aktifkan KBM Tatap Muka dengan Standar Prokes Covid-19

Tuesday, March 9, 2021
Bupati Dompu Kader Jaelani saat berkunjung di SDN 2 Dompu dalam rangka cek kesiapan sekolah untuk segera diaktifkan KBM tatap muka berstandar Prokes Covid-19. Foto Poris Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Bupati Dompu Kader Jaelani akhirnya mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang baru bahwa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka  kembali diaktifkan. Namun tetap pada protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.


SE yang dikeluarkan Bupati pada Senin (8/3/2021) dengan Nomor: 30/90/BPBD/III/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Ajaran 2020/2021 Dimasa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Dompu. 


Dalam SE itu disebutkan, KBM Tatap Muka dimulai 10 Maret 2021 dengan empat ketentuan dan syarat, sebagai berikut:


Pertama, mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagaimana terlampir dalam SE ini;


Kedua, Proses kegiatan pembelajaran secara tatap muka bisa diberhentikan sewaktu-waktu apabila ditemukan siswa, guru atau orang tua murid melanggar SOP yang telah ditetapkan.


Ketiga, Ketua Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Dompu akan menghentikan kegiatan proses pembelajaran secara tatap muka apabila ada perubahan Zona atau hal-hal lain yang membahayakan bagi siswa didik;


Keempat, dengan dikeluarkannya Surat Edaran ini, maka Surat Edaran Bupati Dompu Nomor: 30/37/BPBD/I/2021 tanggal 11 Januari 2021 tentang Pemberhentian Sementara Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 Dimasa Pandemi Corona 2029 (Covid-19) di Kabupaten Dompu dinyatakan tidak berlaku.


Bupati mengeluarkan SE KBM Tatap Muka mengacu pada keputusan bersama Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri RI tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik Tahun 2020/2021 Dimasa Pandemi Covid-19.


Selain itu, berdasarkan hasil keputusan rapat Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Dompu yang dipimpin Bupati Dompu selaku Ketua Satgas dan dihadiri Wakil Bupati, Dandim 1614/Dompu, Kapolres, Sekda, Kalak BPBD, Kadis Kesehatan, dan Plt. Kadis Dikpora Dompu.


Sedangkan pertimbangan Bupati dalam menerbitkan SE tersebut, setidaknya ada lima poin. Salah satunya, proses pembelajaran secara daring sampai saat ini kurang efektif yang disebabkan kendala teknis. 


Antara lain, masih adanya beberapa wilayah yang belum terjangkau oleh aksesibilitas telekomunikasi.


Kemudian, masih terdapatnya siswa yang belum memiliki HP Android, terkendala pada ekonomi masyarakat (orang tua murid) untuk membeli paket internet, serta, kemampuan siswa terutama siswa sekolah dasar dan siswa yang berada pada daerah terpencil berkaitan dengan teknis pelaksanaan pembelajaran secara daring.


Petimbangan kedua, saat ini Kabupaten Dompu sudah berada pada Zona Orange (Zona Risiko Sedang), dengan gambaran Kecamatan Kempo dan Pajo berada pada Zona Hijau. Sedangkan Kecamatan Pekat, Kilo, Manggelewa dan Woja, masuk Zona Kuning. Sementara Kecamatan Dompu dan Hu’u, masuk Zona Orange.


Ketiga, adanya surat pernyataan dari Plt. Kadis Dikpora Kabupaten Dompu yang memberikan jaminan bahwa proses pembelajaran tatap muka akan mengikuti petunjuk sesuai protokoler kesehatan.


Keempat, banyaknya siswa yang beraktivitas di tempat-tempat keramaian, seperti pasar, taman kota dan tempat-tempat rekreasi saat proses secara daring.


Dan, kelima, proses komunikasi, informasi dan edukasi yang berkaitan dengan Adaptasi Kebiasaan Baru Kehidupan Dimasa Pandemi Covid-19 akan dilakukan lewat sekolah. Selanjutnya, siswa yang akan memberikan pemahaman pada lingkungan keluarga masing-masing.


Sebelumnya, Jajaran pendidikan di Kabupaten Dompu menyepakati dan siap melaksanakan KBM, termasuk Ujian Tengah Semester (UTS) Tatap Muka.


Kesepakatan itu diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan KBM Tatap Muka di aula Dinas Dikpora Kabupaten Dompu yang melibatkan semua leading sektor pendidikan di daerah ini.


Rakor tersebut, selain pihak Dinas Dikpora, juga dihadiri UPTD Dikpora dari delapan kecamatan, para pengawas SD dan SMP, Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (FK3S) Sekolah Dasar (SD) Negeri/Swasta Kabupaten Dompu, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP dan para kepala SD dan SMP negeri/swasta se-Kabupaten Dompu.


Rapat yang dipimpin Plt. Kadis Dikpora Dompu Muhammad Amin, S.Sos itu dibagi dua shift, pagi dan siang. Hal ini dilakukan, mengingat dan untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.


Rakor ini menyepakati semua jajaran Dinas Dikpora untuk menyiapkan segala kelengkapan protap Covid-19 untuk KBM Tatap Muka.


“Dinas Dikpora telah menyiapkan panduan pelaksanaan KBM Tatap Muka dimasa Covid-19 ini,” kata Plt. Kadis Dikpora melalui Kabid Dikdas Zainal Afrodi, S.Pd, MM.


Untuk menyakinkan dan memberikan kepastian pada Bupati dan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Dompu, Plt. Kadis Dikpora menandatangani surat pernyataan.


Surat pernyataan yang menunjukkan bahwa Dikpora benar-benar siap melaksanakan KBM Tatap Muka itu, berisi empat poin sebagai berikut;


1. Ikut bertanggung jawab dalam menyiapkan dan melaksanakan protokoler kesehatan Covid-19.


2. Bertanggung jawab pada kesiapan sarana dan prasarana KBM tatap muka sesuai protokol kesehatan Covid-19


3. Ikut Bertangung jawab bilamana ada yang terpapar corona akibat KBM tatap muka


4. Menjamin segala perlengkapan dokumen pembelajaran dan panduan kurikulum Covid-19.


“Dikpora dan satuan pendidikan di Kabupaten Dompu tidak main-main. Kesepakatan bersama dan surat pernyataan sikap ini bentuk keseriusan dan kesiapan kami untuk melaksanakan KBM Tatap Muka,” kata Dae Feri, sapaan Zainal Afrodi. [B-10]