Ihwan: Islah NW Merupakan Titik Puncak Penyelesaian Masalah dan Sengketa -->

Iklan Semua Halaman

.

Ihwan: Islah NW Merupakan Titik Puncak Penyelesaian Masalah dan Sengketa

Wednesday, March 24, 2021

 

Ketua Lembaga Advokasi dan Hukum NW, Muhammad Ihwan. Foto B-26/ Berita11.com.

Mataram, Berita11.com— Pengurus dua kubu Ormas Nahdlatul Wathan (NW) menggelar pertemuan dan mencapai kesepakatan islah. Pertemuan itu difasilitasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkumham RI) di hotel Lombok Astoria, Selasa pagi (23/03/2021).

 

Pertemuan dipandu langsung Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kemenkumham, Cahyo Rahadian Muzhar didampingi Kapolda NTB Irjen Pol H Muhammad Iqbal, SIK,MH.

 

Dalam pertemuan itu, ditandatangani akta kesepakatan islah antara NW pimpinan Raden Tuan Guru Bajang (RTGB) KH Lalu Zainuddin Atsani, M.Pd dan Tuan Guru Bajang (TGB) Dr KH M Zainul Majdi, MA.

 

Secara terpisah, Ketua Lembaga Advokasi dan Hukum NW, Muhammad Ihwan menyebut kesepakatan itu didasari niat baik antara para pihak dan sekarang tinggal fokus pada program dan kegiatan masing-masing.

“Untuk berkontribusi dalam pembangunan, baik dalam dunia pendidikan, sosial dan dakwah,” ujar Ihwan melalui pesan whatshapp kepada Berita 11.com, Selasa malam (23/03/2021).  

Ihwan beharap kesepakatan para pemimpin masing-masing dua kubu tersebut diikuti dan dipatuhi oleh segenap jajaran masing-masing sampai ke tingkat jama'ah yang paling bawah.

“Sehingga harapan kita bersama tidak ada lagi yang dipertentangkan, karena masing-masing juga sudah memiliki Ormas berbadan hukum, dan memiliki legalitas masing-masing,” ujarnya.  

 

Selain itu, Ihwan berharap agar ke depannya bisa dilakukan kerja sama dan sinergitas yang baik antara ke dua Ormas, karena adanya kemiripan program dalam kiprah di tengah-tengah masyarakat.

 

Ihwan juga menyebut bahwa selama ini tidak ada kubu yang tidak menginginkan islah tersebut terjadi. “Hal ini harus diartikan sebagai titik puncak penyelesaian masalah dan sengketa tentang perbedaan pendapat yang sudah terjadi dalam waktu yang cukup lama,” ujarnya.

 

Terakhir Ihwan menegaskan jika tidak ada lagi saling klaim tentang sah dan tidak sah Ormas NW. “Justru apa yang terjadi hari ini mengakhiri semua sahwat mereka yang mengambil keuntungan dalam konflik antar kelompok,” pungkasnya. [B-26]