Legislator Amiruddin Berdayakan 98 Kelompok Tani dan Ternak Belum Disentuh Pemerintah -->

Iklan Semua Halaman

.

Legislator Amiruddin Berdayakan 98 Kelompok Tani dan Ternak Belum Disentuh Pemerintah

Saturday, March 27, 2021
Legislator Amirudin sedang ngobrol dengan warga. Foto ist.


Bima, Berita11.com - Duta HANURA anggota DPRD Kota Bima Amiruddin memberdayakan sedikitnya 98 kelompok tani dan peternak yang belum tersentuh atau mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah setempat.


Hal itu dilakukan guna mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan warga lebih khusus yang ada di sekitar so Ndano Feli, Kelurahan Sambi Na'e, Kota Bima NTB melalui swadaya atau pemberdayaan melalui anggaran pribadi.


Menurut pria yang juga sekretaris HANURA Kota Bima ini, para kelompok tani dan peternak hingga saat ini masih eksis membudidaya macam-macam tanaman hortikultura dan ternak bahkan sebagian tanaman sudah panen.


"Alhamdulillah, dari 98 kelompok yang saya perdayakan di sektor pertanian dan peternakan smuanya sudah menikmati hasilnya," ungkap Legislator disapa akrab Bung Even ini, Minggu (27/3) siang.


Pria yang dikenal cukup eksis dalam merespon setiap keluhan warga ini menerangkan, para kelompok tani dan ternak membudidaya tanaman holtikultura diantaranya Pepaya California, Jahe Merah, Buah Naga, Klengkeng, Cabe dan Kambing



"Kalau Pepaya California itu bukan hanya dibuat untuk rujak saja, tetapi kita juga membuka ruang pelatihan para ibu-ibu untuk pembuatan kripik pepaya," terangnya.


Hal yang memotivasi Legislator ini dalam pemberdayaan para kelompok tani adalah karena di Pulau Sumbawa belum ada kripik Pepaya, sehingga pihaknya ingin membuka usaha tersebut untuk warganya. Kebetulan di Jawa Barat ada temannya yang mahir dalam membuat kripik tersebut.


"Nanti, saya akan hadirkan teman-teman saya di Jawa Barat untuk melatih mereka di sini dan daun kelor pun nanti kita akan buatkan bubur daun kelor dan mudah-mudahan bisa bekerja sama dengan pihak rumah sakit atau klinik," bebernya.


Bung Even berharap, dengan adanya pemberdayaan itu, pemerintah terkait ikut terjun guna mendorong pendapatan para petani mengingat sekarang dalam masa Pandemi Covid-19 tentu taraf ekonomi masyarakat menurun.


"Semoga dinas terkait baik Dinas Pertanian maupun Peternakan mau mendorong pemberdayaan ini, demi terwujudnya ketahanan pangan serta meningkatkan taraf ekonomi warga," pungkas Bung Even. [B-10]