Pascabanjir Bandang, Bupati Dompu Kerahkan Excavator dan Dum Truck Pribadi -->

Iklan Semua Halaman

.

Pascabanjir Bandang, Bupati Dompu Kerahkan Excavator dan Dum Truck Pribadi

Wednesday, March 3, 2021
Sejumlah Excavator sedang melakukan normalisasi sungai dan irigasi. Foto Poris Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Pascabanjir Bandang yang menghantam ratusan rumah warga di sejumlah desa yang ada di wilayah Kecamatan Hu'u pada Sabtu (27/2/2021) dini hari lalu.


Bupati Dompu Kader Jaelani kerahkan alat berat berupa Excavator milik pribadinya untuk melakukan normalisasi sungai dan irigasi, selain itu, beberapa mobil dum truck miliknya juga dikerahkan.


Pantauan Berita11.com di lokasi pada Rabu (3/3/2021) siang, alat berat Excavator yang melakukan normalisasi sungai dan irigasi, selain satu unit milik pribadinya, dua unit alat berat lainnya milik PT STM, dan satu unit lagi milik Cakre.


"Ada empat unit alat berat Excavator dan beberapa dum truck yang akan dikonsentrasikan di Desa Daha dan Desa Marada yang merupakan wilayah terparah," kata Bupati Dompu via pesan WhatsApp, Rabu (3/2/2021) pagi. 


Aktivitas penangan normalisasi sungai dan irigasi dilakukan sejak kemarin Senin (1/3) lalu, bahkan hingga saat ini, normalisasi sungai dan irigasi di dua desa tersebut masih dilakukan.


Tak hanya alat berat dan sejumlah Dum Truck, bantuan lain juga terus diupayakan terutama pemasangan pipa air bersih dan memperbaiki pemukiman warga yang diporak-porandakan oleh derasnya air.


"Selain normalisasi sungai, yang diprioritaskan terlebih dahulu adalah pemukiman warga dan lain lain, begitu juga dengan bantuan logistik untuk korban banjir juga sudah disalurkan termasuk pemasangan pipa air bersih sepanjang dua kilo meter," beber Bupati Dompu.


Menyikapi hal itu, salah satu warga Desa Daha, Ediromansyah pria 27 tahun kepada Berita11.com menyampaikan apresiasi atas kebijakan Bupati Dompu yang merespon cepat atas musibah yang dialami warga.


"Kami selaku masyarakat Desa Daha sangat mengapresiasi atas respon pak Bupati dan kami sangat berterimakasih atas tanggap cepat terhadap nasib kami di wilayah Kecamatan Hu'u, teruma di Desa Daha, Marada dan Rasabou yang terkena imbas banjir bandang," ucapnya.


Terpisah, apresiasi senada disampaikan salah satu warga Desa Marada, Dae Rul pria 36 tahun, yang menurut dia, Bupati Dompu adalah sosok Bupati sesuai motto Daerah Kabupaten Dompu "Nggahi Rawi Pahu" yang artinya, bicara atau musyawarah untuk mengerjakan sesuatu, kemudian, dikerjakan, baru ditunjukan hasil yang dikerjakan, kurang lebih seperti itu. 


"Terkait dengan tindakan dan responnya, Bupati Dompu sangat luar bisa, kami sebagai masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih, Bupati Dompu adalah Bupati ma Nggahi Rawi Pahu," ujarnya.


Dae Rul menjelaskan, pascabanjir bandang, Bupati dan Wabup H. Sahrul Parsa, ST, MM turun ke lokasi sudah tiga kali, dan terakhir meninjau lokasi pada Rabu (2/3) kemarin sore hingga malam.


"Bupati dan wakilnya kami menilainya terbaik yang langsung turun dan memberikan tindakan di lapangan," apresiasi Dae Rul.


Lebih jauh, ia menerangkan, terkait dengan logistik bantuan hingga saat ini bisa dikatakan sangat luar biasa, kendati demikian, warga masih membutuhkan bantuan.


"Berbicara bantuan, Alhamdulillah luar baiasa, bukan berarti kami tidak membutuhkan bantuan, tapi kami sangat membutuhkan bantuan, tinggal kami bagaimana cara menyampaikan ke warga yang membutuhkan," pungkasnya. [B-10]