Sudah 30 Warga Kota Bima Meninggal Dunia karena Covid-19 -->

Iklan Semua Halaman

.

Sudah 30 Warga Kota Bima Meninggal Dunia karena Covid-19

Wednesday, March 3, 2021
Petugas Medis Berpakaian APD Lengkap dari RSUD Bima Mengangkat Peti Jenazah Pasien Positif Covid-19 Menuju TPU Lampe, Kota Bima, Selasa (2/3/2021) Siang.


Kota Bima, Berita11.com— Secara pelan-pelan, jumlah warga Kota Bima yang meninggal dunia setelah positif Covid-19 kembali bertambah. Tn. SR (62 tahun), warga RT 001/001 Kelurahan Lampe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima meninggal dunia di ruang isolasi RSUD Bima, pukul 02.09 Wita, Selasa (2/3/2021) dini hari.

Pasien meninggal dunia setelah sempat dirawat di ruang Jaitun RSUD Bima sejak 28 Februari 2021 lalu. Pasien masuk RSUD disertai penyakit syok sepsis darah rendah dan lemas. Hasil swab cito antigen terhadap pasien menunjukan hasil positif sehingga menjalani perawatan di ruang isolasi Covid-19 RSUD Bima.

Pantauan Berita11.com, setelah dinyatakan meninggal dunia, Selasa dini hari, jenazah pasien ditangani sesuai protocol Covid-19 seperti pemulasaran oleh petugas medis RSUD Bima.

Selasa sekira pukul 10.26 Wita, jenazah pasien keluar dari RSUD Bima dan dibawa menggunakan ambulan Nopol EA21XC milik RSUD Bima yang dikawal patrol kepolisian. Tak lama pasien dimakamkan sesuai protocol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sesuai data yang direkap Berita11.com, hingga Selasa (2/3/2021), kasus positif Covid-19 di Kota Bima sebanyak 936, yang masih diisolasi 188 orang dan telahh sembuh 788 orang, sedangkan total pasien Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 30 orang.

Sementara itu, Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs H Lalu Gita Ariadi M.Si, menyebutkan, pada Selasa (2/3/2021) terdapat 19 kasus baru positif Covid-19 di NTB.

Dari 87 sampel hasil pemeriksaan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Selong, dan Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram 61 sampel negative.




“Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 16.975 orang dengan perincian 693 orang (4,1%) masih dalam isolasi, 73 orang (0,4%) masih berstatus probable, 16.209 orang (95,5%) sudah discarded,” katanya.

Dikatakan Sekda Provinsi NTB ini, jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 62.951 orang, terdiri dari 4.046 orang (6,4%) masih dalam karantina dan 58.905 orang (93,6%) selesai karantina, sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 111.068 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 781 orang (0,7%) dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 110.287 orang (99,3%). [B-12]