Tak Hanya Mencetak Penghafal Quran, Ponpes Hadnurlaili Bekali Para Santri Ilmu Bela Diri -->

Iklan Semua Halaman

.

Tak Hanya Mencetak Penghafal Quran, Ponpes Hadnurlaili Bekali Para Santri Ilmu Bela Diri

Sunday, March 7, 2021
Kegiatan Ponpes Hadnurlaili Kilo. Dok. Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Selain mencetak generasi penghafal Al-Qur'an (hafiz dan hafizah) untuk bekal di akhirat kelak, Pondok pesantren (Ponpes) Hadnurlaili Kilo, yang beralamat di Dusun Pali, Desa Keramat, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu NTB, juga membekali para Santri dan Santriwati dengan ilmu bela diri tapak suci.


Hal itu dilakukan, agar para santri dan santriwati di samping memberikan penyegaran kesehatan tubuh, juga bisa menjaga diri dari serangan kejahatan apapun. Selain itu, para santri dan santriwati nanti juga akan diterjunkan untuk mengikuti efen lomba bela diri di tingkat Kabupaten Dompu kedepan.


"Selain dari kegiatan atau rutinitas mencetak santri dan santriwati menjadi generasi penghafal quran, saat ini kami sedang melakukan kegiatan exstra kurikuler bela diri tapak suci terhadap santri dan santriwati," kata pengasuh Ponpes Hadnurlaili, Hasanuddin, Minggu (7/3) pagi.


Menurut Hasanuddin, para santri dan santriwati yang tergabung dalam Ponpes Hadnurlaili ini, rata-rata dari pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA yang sudah berdomisili di desa setempat dengan jumlah hampir mencapai 200 orang.


"Untuk Siswa Mts 40 Siswa, SMA IT 35 siswa, ditambah anak-anak kampung yang merupakan pelajar di SDN 10 Kilo sejumlah 105 orang, SMP, PGRI Kramat KILO, SMAN 1 KILO dan SMK N 1 KILO," ungkapnya.


Hasanuddin menjelaskan, para santri dan santriwati saat ini tengah belajar Al-Qur'an, bahkan ada juga sebagian banyak yang sudah bisa menghafal beberapa Juz.


"Sekarang anak-anak sebanyak kurang lebih 20 orang baru menghafal rata-rata dua Juz, satu orang putra tiga Juz, ada juga satu orang putra sekarang berjalan lima Juz dan satu orang putri lagi berjalan 10 Juz," beber Hasanuddin.


Exstra kurikuler bela diri tapak suci ini mempunyai jadwal sore hari tepatnya Ba'da asar, dilakukan tiga kali seminggu, dimulai hari Selasa, Kamis dan Sabtu.


Sedangkan jadwal Tahsin Al-Quran dimulai sekira pukul 14.00 siang, hingga masuk waktu asar dan shalat, kemudian, dilanjutkan hingga sekira pukul 17.30 Wita sore. Tahsin Al-Quran juga dilakukan tiga kali seminggu, dimulai Senin, Rabu dan Jumat.


Sedangkan aktivitas malam hari Ba'da Isya, para satri dan santriwati diuji atau dilakukan setoran hafal full, dimulai Senin hingga Jumat dan pada hari Sabtu dan Minggu belajar Al-Qur'an. 


Ada kegiatan tambahan dilakukan dilakukan Ba'da Subuh, para santri dan santriwati melakukan murojaah atau baca kembali ayat-ayat yang sudah dihafal malam Senin hingga Jumat tadi.


"Khususnya hari Jumat, Ba'da Subuh, kami melakukan pembacaan Yasinan secara bersama," pungkas Hasanuddin.


Untuk diketahui, Ponpes Hadnurlaili ini dibangun pada bulan Mei dan diresmikan pada tanggal 15 Juli 2020, usai diresmikan, malam harinya langsung digelar kegiatan haflah yang dihadiri qori terbaik internasional Syekh Samsuri Firdaus asal Kabupaten Bima. [B-10]