Tingkatkan Minat Baca Bagi Warga, Wasidan Bangun Rumah Baca "BIC" di Kampung -->

Iklan Semua Halaman

.

Tingkatkan Minat Baca Bagi Warga, Wasidan Bangun Rumah Baca "BIC" di Kampung

Wednesday, March 24, 2021
Tokoh masyarakat usai meresmikan rumah baca BIC. Dok. Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui minat baca dan wawasan bagi warga, Wasidan, S.Pd membuka rumah baca yang diberi nama Bukit Ikatan Cinta (BIC) gratis atau tanpa dipungut biaya.


Rumah baca BIC ini dibuka untuk umum yang bertempat di rumahnya yakni di Jalan Lintas Dompu-Saneo tepatnya di Desa Sorisakolo, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu NTB dan diresmikan pada Jumat (19/3/2021) pekan lalu.


Wanita yang kesehariannya mengajar di SDN 2 Dompu ini kepada Berita11.com mengatakan, pihaknya membuka rumah baca tersebut bertujuan untuk mencerdaskan generasi bangsa terutama anak-anak yang tidak mampu.


"Saya termotivasi karena berada di sekitar itu dan melihat anak-anak itu bermain sebebas-bebasnya tanpa ada yang membimbing. Jadi, saya berpikir, anak-anak itu perlu diarahkan dan dirangkul untuk dibina," ungkapnya saat berada di sekolah tempat ia mengajar, Senin (22/3) siang.


Menurut ibu dari tiga orang anak ini, apa yang dirasakan oleh anak-anak itu, adalah hal yang pernah ia jalani, sehingga ia berpendapat bahwa apa yang dialaminya, jangan sampai terjadi lagi sama mereka.


"Saya orangnya suka membaca, sehingga tempat sampah ku jadikan rumah baca waktu kecil dulu, karena keluarga saya berasal dari keluarga yang tidak mampu, dengan riang gembira saya membaca di tempat sampah itu," terangnya.


Dengan terselenggaranya rumah baca BIC itu, lanjut Wasidan, ia menggunakan swadaya pribadi dan keinginan membangun rumah baca itu, sebenarnya sudah lama tertanam dalam benaknya.

Detik-detik peresmian rumah baca BIC oleh tokoh masyarakat setempat. Dok. Berita11.com.

"Keinginan membangun rumah baca itu sudah lama, jadi ketika saya punya rumah nanti, saya harus membangun rumah baca dan Alhamdulillah itu sudah tercapai dan Jumat kemarin dilaunching, hal itu merupakan kebahagiaan yang luar biasa bagi saya," cetusnya.


Ia mengaku, untuk memuluskan niatnya dalam mewujudkan rumah baca, tidak harus menunggu orang lain, meskipun tetap membutuhkan orang lain, namun setidaknya ia harus memulai dari diri sendiri.


Mencerdaskan anak bangsa, Wasidan menambahkan, bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga negara Indonesia sesuai dengan amanat UUD 1945.


"Tidak bisa berjalan dengan sendiri, harus dengan berbagai pihak terutama orangtua, untuk itu, saya berharap semoga orangtua bisa kerjasama dalam merangkul anak-anaknya agar membaca itu menjadi kebutuhan primer buat mereka," harapnya.


Untuk diketahui, pelayanan rumah baca BIC membuka setiap Sabtu sore, Ba'da ashar, sedangkan Minggu dibuka mulai pagi pukul 08.00 Wita hingga sore pukul 17.30 Wita.


Bagi warga yang berkebutuhan khusus seperti Calestung atau belajar membaca Al-Qur'an dibuka tiga kali se-Minggu yakni Selasa, Rabu dan Jumat sore Ba'da ashar. [B-10]