301 Pengendara Ditilang dan 3.884 Ditegur saat Opssel Rinjani Polda NTB -->

Iklan Semua Halaman

.

301 Pengendara Ditilang dan 3.884 Ditegur saat Opssel Rinjani Polda NTB

Sunday, April 18, 2021
Petugas Polisi Lalu Lintas Memberikan Surat Tilang kepada Pengendara yang Melanggaran Ketentuan Lalu Lintas dalam Operasi Keselamatan Rinjani Polda NTB.


Mataram, Berita11.com— Sebanyak 301 pengendara yang melanggar ketentuan lalu lintas mendapat surat tilang dan 3.884 mendapat teguran saat hari ke-6 Operasi Keselamatan Rinjani oleh Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat.

"pelanggar yang mendapat surat tilang 301 orang, sanksi teguran yang banyak, angkanya mencapai 3.884 orang

Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Noviar melalui keterangan tertulisnya, Minggu (18/4/2021) mengatakan, pelanggaran lalulintas yang ditemukan pada operasi keselamatan tahun 2021 di seluruh NTB meningkat 34 persen dibandingkan tahun 2020.

“Pelanggar yang mendapat surat tilang 301 orang, sanksi teguran yang banyak, angkanya mencapai 3.884 orang, sedangkan untuk kegiatan Turjawali Polda NTB dan Polres jajaran melaksanakan kegiatan sebanyak 7.317 kegiatan,” jelas Kombes Pol Noviar.

Dikatakan, pada operasi keselamatan tahun 2021, Ditlantas Polda NTB dan Satlantas Polres jajaran juga melakukan penyuluhan taat berlalulintas kepada pengguna jalan, baik melalui media atau pamflet dan baliho yang terpasang pada sejumlah ruas jalan di NTB, di tempat-tempat rawan kecelakaan dan rawan pelanggaran aturan lalulintas.

"Pada operasi keselamatan ini, kami tidak hanya melakukan razia saja, kami juga melakukan imbauan agar pengguna jalan taat aturan lalulintas demi keselamatan mereka,” katanya dikutip Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si.

Selain itu, Ditlantas Polda NTB juga menyampaikan imabauan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyeberan Covid-19.

“Karena sekarang masih pandemi, kami juga melakukan imbauan prokes, membantu pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Noviar.

Di lokasi razia, petugas menyampaikan imbauan prokes dan memberi teguran kepada pengendara yang tidak taat. “Saat personil kami melaksanakan razia, mereka memberi teguran kepada pengendara yang tidak menggunakan masker dan kami juga membagikan masker bagi pengendara dan warga yang tidak menggunakan masker,” terangnya.

Noviar berharap kegiatan yang dilakukan dapat menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga keselamatan di jalan dan pentingnya menjaga diri dari ancaman Covid-19.

“Mudah-mudahan warga paham tujuan kami, hadirnya polisi di tengah masyarakat sebagai bukti perhatian pemerintah akan keselamtan warga, baik dari laka lantas atau Covid-19,” pungkasnya.


Polres Bima Gelar Patroli Gabungan Skala Besar TNI-Polri

Sementara itu, Kepolisian Resor Bima Polda NTB, menggelar patrol gabungan skala besar TNI-Polri untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan, Sabtu (17/4/21) malam.

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui Kabag OPS AKP Suherman SH mengatakan, patroli gabungan tersebut untuk mencegah segala tindak kejahatan, gangguan Kamtibmas dan memberi imbauan kepada masyarakat yang berkerumunan untuk kembali ke rumah masing-masing, sehingga memutus mata rantai penyebaran Covid-19.




Suherman menjelaskan, tujuan patroli skala besar untuk mengingatkan warga masyarakat agar selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes), di antaranya memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun, mencuci tangan serta mengurangi mobilitas sehingga tidak terpapar dan tidak menyebarkan Covid-19.

Disebutkannya, sebanyak 66 personil gabungan terlibat dalam kegiatan patroli skala besar tersebut. Mereka terdiri 38 personil Polres, 15 personel TNI dan 13 personil Sat Pol PP.

“Rute dalam patroli skala besar ini dimulai dari Polres Bima–Palibelo – Desa Roi – Desa Sie – Tente – Pantai Kalaki–Taman Panda ,” jelas AKP Suherman.

Kegiatan patroli skala besar tiga pilar berlangsung lancar dan kondusif. Kegiatan pukul 24.00 Wita. [B-12]