Antisipasi Tawuran dan Petasan Mercon, Polsek Pajo Galakkan Patroli Cipkon -->

Iklan Semua Halaman

.

Antisipasi Tawuran dan Petasan Mercon, Polsek Pajo Galakkan Patroli Cipkon

Monday, April 19, 2021
Petugas saat razia di tempat kios warga penjual petasan mercon. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Jajaran Polsek Pajo Polres Dompu rutin melakukan patroli Cipta kondisi (Cipkon) selama bulan suci ramadhan 1442 Masehi.


Hal itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi tawuran dan petasan mercon yang dapat mengganggu ketenangan umat Islam yang menjalankan ibadah puasa dan shalat taraweh.


Selain itu, jajaran Polsek Pajo yang dipimpin Kapolsek Iptu Abdul Malik, S.H didampingi 17 orang anggota melakukan penertiban para penjual petasan mercon.


"Kita akan melaksanakan patroli  secara seksama di wilayah hukum Polsek Pajo mengingat saat ini berada di Bulan Suci Ramadan," kata Kapolsek Pajo, Senin (19/4) siang.


Kapolsek Pajo menegaskan, jika ditemukan anak-anak yang membunyikan mercon akan digiring ke Mapolsek guna dilakukan pembinaan dan diberikan arahan serta dibuatkan surat pernyataan.



"Kita akan melakukan pembinaan dan setelah itu kita akan melaksanakan penertiban bagi kios kios yang menjual petasan dan mercon seperti di Desa Ranggo, Tembalae dan Desa Lune," ungkapnya


Adapun lokasi yang dilakukan patroli Cipkon diantaranya di depan Masjid di Desa Ranggo, Desa Tembalae, Desa Lepadi, Cabang Jambu, Perempatan Desa Lune dan Desa Jambu dan kios kios penjual petasan dan mercon.


Kegiatan patroli Cipkon dilakukan pada Senin pagi, petugas mengamankan lima orang anak anak yang membawa dan membunyikan petasan atau mercon.


Kelima anak anak dimaksud dianataranya Ifon (8 tahun) pelajar, warga Desa Ranggo, M. Ardian, (10) warga Desa Tembalae, M. Fadil Rahman Warga Desa Ranggo. Rangga (11) warga Desa Tembalae dan Kamrun (12) warga Desa Tembalae.


Setelah digiring ke Mapolsek Pajo sejumlah anak-anak tersebut dilakukan pembinaan dan dibuatkan surat pernyataan dengan didampingi orangtua masing-masing.



Usai melakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan petugas bergegas menuju kios kios penjual petasan dan mercon atas  informasi dari anak anak yang diamankan.


"Anggota menindaklanjuti informasi itu dengan mendatangi kios penjual petasan mercon diantaranya, Sumarni A. Bakar di Desa Lune, Hadijah di Desa Jambu, Yati di Desa Tembalae dan Ibu Ani di Desa Ranggo," tukasnya.


Adapun petasan dan mercon yang berhasil diamankan yakni mercon jenis magik ball 200 buah, Blac Pingk 100, Pop-pop 200, Pagoda 200, Ular Cobra 200, Happy Flower 300 dan jenis yang lain sekitar 1000 buah. [B-10]