Dinilai Gagal Representasi Pemuda, HMI Minta APH Audit Anggaran DPD II KNPI Dompu -->

Iklan Semua Halaman

.

Dinilai Gagal Representasi Pemuda, HMI Minta APH Audit Anggaran DPD II KNPI Dompu

Sunday, April 25, 2021
Ketua Bidang PA HMI Cabang Dompu Yusuf. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera audit anggaran yang digunakan Dewan Pimpinan Daerah II Komisi Nasional Pemuda Indonesia (DPD II KNPI) Kabupaten Dompu.


Pasalnya, DPD II KNPI Kabupaten Dompu dinilai telah gagal melakukan representasi pemuda dengan menggunakan anggaran negara yang bernilai ratusan juta selama dua tahun terakhir.


Ketua Bidang Pembinaan Anggota (BPA) Yusuf Yakusa kepada Berita11.com mengatakan, KNPI merupakan organisasi yang menghimpun pemuda yang dituntut untuk mengembangkan sikap-sikap kepemudaan yang kritis dan progresif.


Selain itu, sebagai wadah pemuda yang keberadaanya berangkat dari semangat kebersamaan dan persatuan untuk melakukan hal yang bermanfaat, sehingga hendaknya bisa menjadi contoh bagi generasi muda yang lain.


"Kuat dugaan kami, DPD II KNPI Kabupaten Dompu telah gagal menjadi representasi pemuda yang ada di kabupaten Dompu dan anggaran negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan warga negara bukan untuk kepentingan individu atau pun kelompok," ujar Yusuf, Minggu (25/4) malam.


Menurut Yusuf, transparansi penggunaan anggaran negara ratusan juta selama dua tahun terakhir ini hingga kejelasan program rutinitas tahunan maupun program yang diprioritaskan selama ini cenderung tidak ada sama sekali. 


"Untuk membangun semangat kebersamaan dan persatuan untuk generasi atau pemuda tidak ada dan sehingga kami menilai DPD II KNPI Kabupaten Dompu telah gagal mendorong pemuda yang berprestasi," ungkapnya.


Selain meminta kepada APH, dalam hal ini Polres dan Kejari Dompu, Yusuf juga menegaskan bakal meminta kepada Bupati Dompu untuk melakukan evaluasi kinerja serta meminta Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang digunakan Ketua DPD II KNPI Kabupaten Dompu.


"Jika terdapat kegagalan dalam proses evaluasi atau LPJ. Maka, kami meminta, segera hentikan pencairan danah hibah di tahun 2021 ini, karena dianggap gagal dan menghabiskan anggaran negara," tegasnya.


Sementara, Ketua DPD II KNPI Kabupaten Dompu hingga berita ini diekspose masih diupayakan untuk dikonfirmasi guna dimintai keterangan atas dugaan yang terjadi. [B-10]