Maksimalisasi Industrialisasi dan DPL, Gubernur NTB Fasilitasi BUMD Kota Bima dan GNE -->

Iklan Semua Halaman

.

Maksimalisasi Industrialisasi dan DPL, Gubernur NTB Fasilitasi BUMD Kota Bima dan GNE

Tuesday, April 20, 2021
Dari Kiri Ke kanan: Direktur BUMD Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Gubernur NTB, Dirut PT GNE, Dirut  dan RS Internasional Mandalika.


Mataram, Berita11.com— Untuk memaksimalisasi industrialisasi dan diversifikasi pangan lokal (DPL), Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah M.Sc menfasilitasi pertemuan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bima dan Direktur PT Gerbang NTB Emas (GNE).

Pertemuan Direktur BUMD/ Perumda Bima Aneka Kota Bima, Julhaidin dengan Direktur PT GNE, salah satu BUMD Provinsi NTB berlangsung di ruang kerja Gubernur NTB di Mataram, Senin (19/4/2021). Pertemuan juga dihadiri Direktur Rumah Sakit Internasional Mandalika, dr Rolandra Gistenang dan Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan.

Menurut Doktor Zul— sapaan akrab Gubernur NTB, di tengah pandemi Covid-19, penguatan ketahanan pangan daerah sebagai pendukung ketersediaan pangan nasional harus terus dijaga. Berbagai inovasi diciptakan melalui diversifikasi pangan menjadi produk olahan dan produk siap saji. UMKM/IKM memiliki peluang dan potensi yang besar dalam mengembangkan hal tersebut.

“Kerja sama perdagangan komoditi lokal kita ke Perumda lainnya di Indonesia harus sudah dalam kemasan siap saji atau siap olah, bawang goreng Bima, kini sudah mulai menggaung secara nasional. Seperti itulah industrialisasi itu bekerja dan merambah masyarakat kita,” ujar Doktor Zul.

Direktur Perumda Bima Aneka Kota Bima, Julhaidin menyampaikan, pihaknya menerapkan strategi market dalam menjemput kerja sama kemitraan dengan BUMD Benuo Taka Kabupaten PPU Kaltim, BUMD Banten Agro dan BUMD Tarakan Kaltara.

“Kerja sama ini menjadi networking awal dalam menyasar pangsa pasar di luar Bima, oleh produk olahan dari Bima. Permintaan yang cukup tinggi saat ini adalah produk bawang goreng, mete, abon tuna, kopi, madu, daging sapi beku dan bubuk jahe,” katanya.

Hal tersebut direspon positif Bang Zul— sapaan lain Gubernur NTB. “Makanya saya pertemukan para direktur ini. Kerja-kerja mereka ini menjadi salah satu kunci, produk olahan lokal kita dengan cepat diperkenalkan secara nasional melalui kemitraan antarBUMD di Indonesia,” ujarnya

Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, yang dimintai komentar mengatakan, saat ini sejarah bagi Kota Bima untuk kali pertama memiliki BUMD sendiri dan langsung 'belari kencang'.

“Bagi saya hal ini sudah luar biasa, dapat menggenjot target PAD kota Bima dalam setahun dua tahun ke depan bisa naik berkali-lipat. Dengan potensi itu, saya hadir untuk mendampingi Direktur Perumda Kota Bima agar saya juga tahu, apa yang harus dilakukan DPRD Kota Bima dalam mendukung langkah ini semua,” ujar politis Partai Golkar yang akrab disapa Dae Pawang ini. [B-12]