New Source Engine of Growth Mulai Bekerja, Korsel jadi Labuan Produk NTB -->

Iklan Semua Halaman

.

New Source Engine of Growth Mulai Bekerja, Korsel jadi Labuan Produk NTB

Tuesday, April 20, 2021
Pelepasan Ekspor Kopi NTB Produk UMKM dalam Mendorong Kinerja Ekspor Nontambang di Provinsi NTB. Pelepasan Dilakukan Sekda NTB dan Kepala Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB serta Sejumlah Pejabat  di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Senin (19/4/2021).


Mataram, Berita11.com— Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs H Lalu Gita Aryadi M.Si dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji memimpin pelepasan ekspor kopi produk NTB ke Korea Selatan, Senin (19/4/2021). Kegiatan pelepasan dilaksanakan di kantor Perwakilan BI Provinsi NTB di Mataram.

Kegiatan tersebut sebagai langkah new engine of growth perekonomian NTB, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi NTB, Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Balai Karantina Pertanian, Bea Cukai, dan stakeholder berkaitan telah sepakat melakukan percepatan ekspor dan penguatan ekspor komoditas unggulan nontambang.

Saat ini, ekspor provinsi NTB didominasi oleh sektor pertambangan, yaitu sebesar 94,41%. Di sisi lain, Provinsi NTB memiliki potensi ekspor nontambang yang begitu besar seperti komoditas kopi, vanili, manggis, lobster, udang, mutiara, teripang, ikan segar, ketak, dan sarang burung walet.

Dalam sambutannya Heru Saptaji menyampaikan Bank Indonesia telah dan akan berperan secara maksimal dalam memberi dukungan kepada para calon-calon eksportir NTB melalui penyusunan presentation book yang berisi informasi komoditas unggulan nontambang yang siap ekspor, fasilitasi one on one meeting antara pengusaha dengan calon pembeli dari luar negeri, fasilitasi kunjungan calon buyer ke lokasi usaha untuk memastikan informasi yang sudah diterima saat one on one meeting, fasilitasi pengiriman sampel produk, dan pendampingan perizinan serta fasilitasi peningkatan kapasitas produksi komoditas ekspor.

Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan NTB. Ekspor kopi yang dilakukan oleh eksportir UD Berkah Alam merupakan komitmen pengiriman 140 ton kopi jenis robusta ke Korea Selatan.

Keberhasilan pengiriman kopi ke Korea Selatan ini terwujud melalui sinergi dan kolaborasi Bank Indonesia, Pemerintah Daerah Provinsi NTB, otoritas terkait antara lain Bea Cukai dan Balai Karantina serta BRI Cabang Praya sebagai penyedia jasa pembiayaan maupun PT Ammar Sasambo Internasional sebagai mitra. Dukungan strategis lainya juga diberikan oleh PT Pelindo, PT Angkasa Pura dan Garuda Indonesia sebagai mitra strategis dalam kegiatan ekspor NTB.

Heru mengatakan, untuk menjaga kesinambungan ekspor perlu penguatan dari sisi hulu berupa peningkatan kualitas produk dan kapasitas produksi. “Oleh sebab itu pendampingan dan peningkatan kapasitas petani kopi perlu dilakukan oleh pemangku kepentingan. Hal tersebut menjadi fokus dari Bank Indonesia saat ini untuk percepatan dan penguatan ekspor di Provinsi NTB,” pungkas Heru Saptaji.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs H Lalu Gita Aryadi M.Si menyampaikan, sebagaimana dengan tagline BER-NTB yaitu Bangkitkan Ekonomi Rakyat Nurut Tatanan Baru, hal itu dapat maksimal dengan didorong peningkatan proses vaksinasi dan penggalian potensi sektor non-tambang dapat menjadi strategi pemulihan ekonomi seperti kopi, lobster, vanili, kerajina ketak, sarang burung wallet, teripang dan tenun sebagai new source engine of growth dan hal itu sejalan dengan semangat yang dilakukan oleh Bank Indonesia.

“Momentum ini diharapkan dapat menguatkan kembali komitmen kita bersama seluruh stakeholder terkait untuk menjaga dan meningkatan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produk unggulan nontambang Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ujarnya. [B-11]