Puji Upaya Cegah Perwakinan Anak, Menteri PPPA beri Penghargaan Gubernur NTB -->

Iklan Semua Halaman

.

Puji Upaya Cegah Perwakinan Anak, Menteri PPPA beri Penghargaan Gubernur NTB

Saturday, April 17, 2021

 

Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah Didampingi Wagub NTB, Ketua TP PKK NTB Menerima Penghargaan dari Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Mataram, Berita11.com— Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI), I Gusti Ayu Bintang Darmawati memberi penghargaan kepada Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, M.Sc atas keberhasilan Provinsi NTB menetapkan peraturan daerah tentang pencegahan perkawinan anak.


Penghargaan itu termasuk berkaitan pemberdayaan dan perlindungan perempuan di NTB. Penghargaan diberikan Menteri PPPA kepada Gubernur Zul di kantor Gubernur NTB, Jumat (16/4/2021).  


 “Banyak praktik baik tentang perlindungan anak dan perberdayaan perempuan yang telah dilakukan di kabupaten/kota se-NTB. Ini satu langkah yang sangat luar biasa,” kata Menteri PPPA RI saat usai menyerahkan penghargaan kepada Gubernur NTB.


Menurut Menteri PPA, upaya seperti itu dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi provinsi lain untuk dijadikan contoh baik. Perda yang telah disahkan di NTB, tidak hanya sebagai dasar hukum di daerah, namun harus mampu diimplementasikan secara nyata di tengah kehidupan masyarakat, sehingga kasus perkawinan anak benar-benar dapat diturunkan.




Demikian juga dengan pemberdayaan perempuan, menurut Gusti Ayu Bintang Darmawati, kisah dan cerita baik di beberapa kabupaten/kota di NTB tentang peran perempuan dapat menjadi semangat untuk diikuti daerah-daerah lain.


"Praktik baik tentang perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan dapat menjadi contoh di tempat lain," tutup Menteri PPPA.


Sementara itu, Gubernur NTB,  Dr H Zulkieflimansyah mengaku bahwa penghargaan yang diterima merupakan kerja dan sinergi bersama Wakil Gubernur NTB, Sekda dan berbagai pihak.


“Saya dedikasikan penghargaan ini untuk Ibu Wagub dan Ibu Ketua TP PKK yang terus konsen pada urusan anak dan perempuan,” kata Doktor Zul— sapaan Gubernur NTB.


Menurut Zul, partisipasi perempuan dalam politik dan pembangunan di NTB dapat dilihat karena NTB memiliki wakil gubernur perempuan yang memahami persoalan Posyandu, keluarga, anak dan perempuan, sehingga kerjanya dengan hati.


Selain itu, Perda itu dapat memberi kepastian hukum dan perlindungan terhadap anak dan perempuan di NTB.


"Kita senang (pemerintah) pusat memberikan apresiasi. Setidaknya terus memotivasi kita untuk lebih baik lagi,” tutup Doktor Zul.


Pada akhir kegiatan tersebut, Menteri PPPA juga memberi penghargaan kepada Sembilan apparat penegak hukum dan pendamping dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual dengan korban anak di wilayah hukum Polres Bima NTB.


Saat menerima penghargaan, Gubernur Zul didampingi Wakil Gubernur NTB, Dr Ir Hj Sitti Rohmi Djalilah dan Ketua TP PKK NTB Hj Niken Saptarini Widyawati.


Turut hadir dalam kegiatan, Sekda Provinsi NTB, Asisten I Setda NTB, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kasat Pol PP, Kepala DPA2KB Provinsi NTB dan kepala DPA2KB kabupaten/kota se-NTB, Ketua MUI, perwakilan Polda, Danrem 162/WB, pemerhati anak dan perempuan di NTB.


Editor: Redaksi