Bersihkan Harta dengan berbagi kepada yang Berhak, Gubernur Ajak Masyarakat NTB Berzakat -->

Iklan Semua Halaman

.

Bersihkan Harta dengan berbagi kepada yang Berhak, Gubernur Ajak Masyarakat NTB Berzakat

Wednesday, May 5, 2021
Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah Didampingi Istri dan Sekda Provinsi NTB, HL Gita Ariadi Menyerahkan Zakat Pribadi kepada Baznaz NTB di sela Peluncuran Gerakan Cinta Zakat di Gedung Graha Bhati Praja, Mataram, Rabu (5/5/2021).


Mataram, Berita11.com— Selain dapat membersihkan harta dengan cara memberikannya kepada yang berhak, zakat juga dapat menjadi penenang hati dan memberikan rasa bahagia bagi pemberinya jika dilakukan dengan ikhlas dan penuh cinta.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr Zulkieflimansyah saat meluncurkan Gerakan Cinta Zakat bersama Baznas NTB di Gedung Graha Bhakti Praja, Rabu, (5/5 2021).

"Ini luar biasa. Gerakan Cinta Zakat dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk memahami pentingnya zakat itu apa,” jelas Gubernur Zul.

Menurut Bang Zul, sapaan Gubernur NTB, melaui Gerakan Cinta Zakat dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk meningkatkan zakat, infak, dan sedekah.

Selain itu, gerakan tersebut dapat menjaga hati pemberinya dan mendidik agar peka terhadap kekurangan sekitar, di mana hal tersebut dapat melatih diri agar bisa mencapai pribahasa "tangan kanan memberi, tangan kiri tidak perlu mengetahui".

Bang Zul yang didampingi isteri Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah juga menyempatkan diri memberikan zakat mal kepada panitia zakat di Baznas NTB. Hal tersebut diharapkan memotivasi setiap orang untuk melalukan hal serupa.

Sementara itu, Ketua Baznas NTB, TGH Muhammad Said Ghazali menjelaskan, Baznas akan memastikan penyaluran zakat tepat sasaran dan sampai kepada mereka yang membutuhkan.

TGH Muhammad Said Ghazali menjelaskan, potensi zakat di NTB mencapai Rp2,8 triliun, sedangkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berhasil dikumpulkan pada tahun 2020 baru mencapai Rp100 milyar lebih. Pengumpulam ZIS mampu direalisasikan sebesar Rp28,5 miliar, melebihi realisasi pada tahun 2019 yakni Rp26, 4 miliar.

"Untuk pengumpulan zakat infak dan sadakoh tahun 2021 ditargetkan sejumlah Rp30 miliar," jelasnya.

Baznas NTB sendiri mendistribusikan ZIS dan memanfaatkannya melalui beberapa program. Adapun target tahun 2021 sebesar Rp30 miliar.

Baznas NTB mendistribusikan penggunaan ZIS melalui beberapa program, di antaranya, Baznas NTB Gemilang Peduli dengan jumlah penerima 26798. Baznas NTB Gemilang Cerdas dengan jumlah penerimanya 3198 orang dan Baznas NTB Gemilang sehat dengan jumlah penerima 881 orang.

Selain itu, Baznas NTB Gemilang makmur dengan jumlah penerima 2581 orang dan Baznas NTB Gemilang takwa dengan jumlah penerima 6541 orang. Program pemberdayaan 499 orang dan lembaga total 4.438 orang.

"Program Baznas NTB Gemilang selalu berusaha menyalurkan zakat secara produktif,” pungkas Said.

Editor: Redaksi